Pages

Senin, 18 April 2016

Konsol Game Dari Masa ke Masa

Halo semuanya, nama saya angga melandi kali ini saya akan memberikan sedikit informasi mengenai konsol game yang berkembang dari tahun ke tahun ,pasti kalian berpikir pikir ketika memainkan sebuah game pasti membayangkan pada sewaktu apa konsol game dibuat dan diproduksi dan sejarahnya seperti apa ,nah dari sinilah anda mengetahuinya walaupun sedikit namun bisa menambah informasi kan hehe :D yuks,

Siapa yang tidak kenal istilah game? Siapa yang belum pernah bermain game? Pasti semua dari kalian pernah memainkan game di berbagai perangkat elektronik atau komputer, salah satu yang terkenal adalah video game console.Semenjak pertama kali hadir, video game console menghadirkan dimensi yang berbeda dalam bermain game. Ya, dengan mesin ini kamu bisa bermain game di dalam rumah hanya dengan bantuan TV. Konsol game terus berevolusi seiring perkembangan teknologi, dari kualitas grafis, controller yang menggunakan kabel kini telah berkembang menjadi nirkabel, bahkan konsol game masa kini juga menyertakan Broadband yang berguna untuk mengakses internet. Saat ini tercatat konsol game memasuki generasi kedelapan, dan berikut perkembangannya.
Konsol Game Generasi Pertama




Pada tahun 1966, video game mulai memasuki babak awal perkembangannya. Ide-ide kreatif bermunculan, dan sebagian besar dimotori oleh mahasiswa-mahasiswa yang menghabiskan waktu luangnya dengan memanfaatkan fasilitas teknologi informasi di kampus. Konsol game Baer yang prototipenya diberi nama Brown Box, kemudian meluncur dengan nama Magnavox Odyssey (Mei 1972), berisi 16 game built-in yang dapat diganti-ganti dengan menggunakan sebuah switch. Terjual sampai 200.000 unit, Magnavox Odyssey tercatat sebagai konsol video game pertama di dunia.

Konsol Game Generasi Kedua
Dalam sejarah video game, generasi kedua (biasa disebut sebagai awal era 8 bit atau kurang lebih 4 bit era) dimulai pada tahun 1976 dengan merilis Fairchild Channel F dan Radofin 1292 Advanced Programmable Video sistem. Di era generasi kedua ini yang menjadi primadona konsol game adalah konsol game ATARI ,di antaranya adalah: Fairchild Channel F, Atari 2600, Magnavox Odyssey ver. 2, Atari 5200.

Konsol Game Generasi Ketiga
Generasi ketiga dimulai pada tahun 1983 dengan dipasarkannya Japan Family Computer atau lebih dikenal dengan nama FAMICOM (kemudian dikenal sebagai Nintendo Entertainment System di seluruh dunia). Walaupun konsol generasi sebelumnya juga menggunakan 8-bit processor, pada akhir generasi inilah konsol rumah yang pertama kali diberi label oleh mereka “bit.” Di Amerika Serikat, generasi ini di game ini terutama didominasi oleh NES / Famicom. Di era ini pulalah terjadi perang konsol game yang pertama antara perusahaan konsol Nintendo dengan SEGA. Menyoal video game 8-bit, Wadezig! pernah membahasnya di artikel ini.
Konsol Game Generasi Keempat


Generasi ini disebut-sebut sebagai “zaman emas” dalam dunia video game. Masa di mana konsol 16-bit muncul dan membawa perubahan drastis pada grafik, tata suara, dan gameplay. Era ini juga kian memanas saat terjadinya persaingan seru antara Sega dan Nintendo. Pada tahun 1990, Sega menggelontorkan Sega Megadrive/Genesis, konsol 16-bit yang memukau perhatian pecinta game, khususnya Amerika. Selanjutnya, Sega merilis game yang akhirnya menjadi maskot Sega, Sonic the Hedgehog (1991). Game ini lagi-lagi mencengangkan para pecinta game, karena game tersebut memiliki grafik dan tata suara yang kualitasnya jauh di atas Super Mario Bros yang merupakan game buatan Nintendo.

Rivalitas yang legendaris, Super NES dan Mario Brothers sebagai ikonnya melawan SEGA Mega Drive dan Sonic the Hedgehog sebagai ikonnya.

Konsol Game Generasi Kelima

Era 32-bit dan 64-bit ini diawali dengan penyelenggaraan Electronic Entertainment Expo (E3) untuk pertama kalinya di Los Angeles Convention Center. Inilah ajang hiburan dan game terbesar di Amerika yang masih terus diadakan hingga sekarang. Selanjutnya, Sony merilis Sony PlayStation (1995), diikuti dengan Nintendo 64 (1996). Untuk kali ini, persaingan dimenangkan Sony karena Nintendo memutuskan untuk tidak meng-upgrade ke CD-ROM dan tetap menggunakan cartridge. Tentu saja developer lebih melirik CD-ROM, karena biaya produksi lebih murah dan kapasitas penyimpanan lebih besar. Sega pun merilis Sega Saturn, konsol game yang juga berbasis CD-ROM dan memiliki delapan prosesor. Sayang, konsol ini harus tersingkirkan oleh dominasi Nintendo dan Sony.

Konsol Game Generasi Keenam
Generasi keenam dibuka dengan peluncuran konsol terakhir Sega, Dreamcast (1999). Konsol unik ini memiliki fitur game online, dan merupakan konsol game 128-bit pertama. Sayang, Sega gulung tikar dan memutuskan untuk hengkang dari dunia konsol game dua tahun berikutnya. Pada tahun 2001, Sony menggeber PS2, disusul Nintendo dengan GameCube-nya. Kali ini, keduanya menuai kesuksesan yang hampir berimbang, meskipun PS2 masih menduduki peringkat teratas. Pada era ini, Nintendo juga mengeluarkan dua konsol genggam, yaitu Gameboy Advance, dan Nintendo DS, handheld terbaru Nintendo yang berlayar ganda dan memiliki fitur online serta touch sensitive. Sony pun mengeluarkan versi ekonomis dari PS, yaitu PSone. Lalu, mereka memproduksi handheld pertamanya, PlayStation Portable (PSP) yang hingga saat ini terus membayangi kesuksesan Nintendo DS.

Konsol Game Generasi Ketujuh

Microsoft telah menggeber XBox 360, sementara itu Sony dan Nintendo dengan PS3 dan Wii. Pada generasi ketujuh ini konsol game memiliki grafis 3D yang sangat real. selain itu juga pada generasi ini konsol game juga menggunakan fitur-fitur yang ada di komputer, seperti wifi dan koneksi internet. Sehingga memungkinkan masing-masing device saling terhubung dan para pengguna bisa bermain secara multiplayer walaupun terpisah ruang.

Konsol Game Generasi Kedelapan
Di generasi kedelapan, konsol game semakin canggih dengan berbagai dukungan sensor hingga hadirnya fitur-fitur yang tidak hanya mampu sebagai konsol game, namun juga mampu sebagai Multimedia-Machine. Seperti Microsoft XBOX-One dengan Sensor Kinect , Nintendo Wii-U dengan sensor Wii Remote dan Playstation 4 dengan Sensor Playstation Move.

SEMINAR “COMPUTER BEHIND GAMING” DI KAMPUS J1 GUNADARMA

Pada tanggal 30 november 2015 tepatnya pada hari senin diadakan seminar yang bertemakan “COMPUTER BEHIND GAMING”, yang turut di hadiri oleh pembicara yang sudah terkenal dibidangnya masing masing dalam bidang hardware,software maupun game yaitu :
Ridwan Fariz (Product Marketing Manager AMD)
Jerry Wiyono (Technical Marketing Support Sapphire)
Jason Wu (Country Manager Cooler Master)
Game Publisher Qeon
Dr. Mohammad Iqbal, SKom, MMSI (Universitas Gunadarma)
Pada seminar ini akan membahas tentang :
Proses Grafik Komputer menggunakan hardware dari AMD.
Komponen Pendukung Dalam Memproses Grafik Komputer Kualitas Tinggi menggunakan casing dan cooling dari perusahaan COOLER MASTER.
Contoh Dari Hasil dari Proses Grafik Komputer berupa game berkualitas HD disponsori dari publisher Qeon.
RANGKUMAN SEMINAR :
VGA Card juga mempunyai beberapa pilihan spesifikasi. Dimulai dari VGA Card dengan kapasitas memory proses 512 mb sampai dengan VGA Card dengan kapasitas memory proses 2GB. Dan tentunya semakin besar kapasitas memory proses pad vga card. Maka clock (waktu proses data grafik) juga akan semakin cepat. Maka dari itu, salah satu pabrikan yang memproduksi VGA Card, yaitu AMD. Mengeluarkan produk VGA Card terbaru mereka. Yang mempunyai clock proses cukup cepat dibanding pesaingnya dan di beri nama AMD SHAPPIRE NITRO R9 390 (merupakan varian tertinggi sekaligus tercepat dalam memproses grafik computer hingga 4D). yang bagaimana kita tahu, bahwa AMD memang cukup terkenal dalam pembuatan hardware pemroses grafik computer dengan cepat dan tentunya harganya lebih murah dibanding pesaingnya. Untuk tipe teratas ini. AMD sudah mempersiapkan hardware ini agar dapat berfungsi lebih maksimal dibanding competitor. Dan tentunya VGA Card model ini dapat menjalankan sebuah game sekelas GTA V dalam format graphic full 4k tanpa ada indikasi gambar terputus-putus, dan pastinya computer kita juga sudah memiliki kapasitas prosesor minimal quad core = octa core dengan ram minimal 8 GB. Dan dari hardware ini sudah di lengkapi 3 buah kipas pendingin. Agar hardware dapat bekerja tanpa takut terkena panas berlebih. Produk-produk dari SAPPHIRE teknologi antara lain ada :
1. DUAL-X R9 270X 2G D5
2. DUAL-X R9 270 3G D5
3. DUAL-X R7 270X 2G D5
4. R7 240 2G D3
Pada Komputer Dalam Proses Grafik Kompute 
Setelah tadi kita sedikit membahas tentang perangkat keras utama dalam pemrosesan grafik computer, sekarang kita akan sedikit membahas mengenai komponen pendukung dalam proses nya. Seperti umumnya sebuah computer. CPU juga dapat mempengaruhi dari proses grafik computer yang cukup tinggi. Bila CPU yang digunakan sudah berspesifikasi tinggi tetapi untuk sirkulasi udara kurang. Maka resiko kerusakan hardware akan lebih cepat terjadi. Untuk mensiasatinya. Salah satu pabrikan casing computer bernama COOLER MASTER. Membuat produk untuk mendukung proses grafik computer dengan speed yang tinggi. Apa kelebihan yang ditawarkan? Perusahaan ini menawarkan produk sebuah casing CPU dengan bentuk yang sedikit lebih besar. Agar dapat menampung main board processor dan vga card berukuran besar untuk bisa berada di dalam casing buatannya. Dan kelebihan lainnya adalah. Di dalam casing tersebut terdapat sebuah pendingin untuk CPU, yang terbuat dari cairan pendingin (water cooler). Prinsip kerjanya hampir sama seperti sebuah radiator untuk mendinginkan sebuah mesin di kendaraan. Jadi air pendingin di dalam casing bersirkulasi dengan cepat, melewati main bord processor, melewati vga card, dsb. Tentuya dengan adanya cara pendinginan dengan air. Dapat meringankan beban kipas pendingin dalam casing cpu. Dan membuat suhu udara dalam casing dapat lebih cepat stabil. Maka dari itu, perusahaan tersebut juga membuat casing model khusus yang dapat menampung prosessor unit, vga unit, memory unit, dan juga cooler unit (yang ukuranya tentu tidak kecil) untuk masuk dan berada dalam sebuah casing.


Untuk pembahasan materi yang terakhir adalah, contoh dari proses grafik computer dengan kualitas gambar setara dengan HD (High Definition) dan bisa menjalankan gambar sampai dengan 4D.
Setelah sebelumnya kita sudah sedikit membahas mengenai hardware yang digunakan dan hardware yang mendukung proses grafik computer dengan kualitas tinggi. Maka sekarang adalah salah satu contoh gambaran hasil proses grafik computer dengan kualitas sangat bagus. Disini bisa kita ambil contoh game petualangan yang cukup fenomenal. Yaitu GTA V. Dimana game ini dibuat dan dimainkan di PC. Agar efek realistis antara sebuah game dengan kehidupan sehari-hari menjadi semakin nyata. Bisa dilihat dari efek bayangan pada saat player dalam keadaan statis maupun secara dinamis (didalam kendaraan, dsb). Dengan kita menggunakan hardware vga card berspesifikasi tinggi dan cpu berspesifikasi tinggi. Game sekelas GTA V bisa kita mainkan tanpa ada gejala lag (gambar putus-putus), yang membuat kita jenuh jika gambar yang ditampilkan patah-patah.
Pada seminar kali ini publisher Qeon mempromosikan tentang gamenya “ASTA” game yang bejenis game MMORPG ini merupakan game dengan tingkat graphic dan kedetailannya teksturnya sangat tinggi .itulah merupakan rangkuman materi mengenai seminar “COMPUTER BEHIND GAMING”.
TERIMAKASIH. 
sumber terpercaya :