Pages

Rabu, 07 Oktober 2015

Jenis-jenis Sistem Informasi

Jenis-jenis Sistem Informasi
• Tingkat Bawah / Operasional:
Transaction Processing System (TPS)
• Tingkat Pengetahuan:
Knowledge Work System (KWS)
Office Automation System (OAS)
• Tingkat Manajemen Menengah:
Management Information System (MIS)
Decision Support System (DSS)
• Tingkat Manajemen Atas / Strategis:
Executive Support System (ESS)
Jenis-jenis Sistem Informasi
• Tingkat Bawah / Operasional:
Transaction Processing System (TPS)
Adalah sistem pengolah informasi yang ditujukan
untuk orang / karyawan yang bertugas mengawasi
jalannya organisasi perusahaan sehari-hari dan
melakukan transaksi rutin perusahaan dengan
pihak luar
Contoh:
Pemasaran: penjualan, menerima pesanan, reservasi
hotel, dsb.
• Tingkat Pengetahuan:
adalah sistem informasi yang ditujukan untuk
membantu orang / karyawan yang mempunyai
keahlian khusus dalam menciptakan &
memadukan keahlian baru dalam organisasi
Contoh:
Knowledge Work System (KWS):
Engineering workstations, Graphics workstations (desain promosi produk)
Office Automation System (OAS):
Menangani pekerjaan manajemen
(word processing, digital filling, dekstop publishing),
penjadwalan kerja (elctronics calenders),
komunikasi (e-mail, voice mail, video-conferencing)
• Tingkat Manajemen Menengah:
adalah sistem informasi yang didesain untuk
melayani kebutuhan manajemen untuk memonitor,
mengendalikan / mengawasi, mengambil
keputusan, dan melakukan pekerjaan administrasi
Contoh:
Management Information System (MIS):
manajemen penjualan, pengendalian persediaan,
analisis investasi Decision Support System (DSS)
analisis wilayah penjualan, penjadwalan produksi, analisis biaya
• Tingkat Manajemen Atas / Strategis:
Executive Support System (ESS)
adalah sistem informasi yang ditujukan untuk
tingkatan teratas perusahaan yaitu manajemen
senior untuk menduku
panjang perusahaan
Contoh:
Pemasaran: Bgm ramalan & kecenderungan penjualan di
masa 5 th yad, dsb

SUMBER :
http://file.upi.edu/Direktori/FPEB/PRODI._MANAJEMEN_FPEB/197207152003121-CHAIRUL_FURQON/005._SIM-sistem_informasi_manajemen.pdf
 http://anggamelandi7.blogspot.co.id/2015/10/jenis-jenis-sistem-informasi.html

Bentuk Sistem Informasi

Bentuk Sistem Informasi 

Sistem infomasi memiliki banyak  bentuk contoh pengembangan, berikut ini adalah beberapa bentuk dari pengembangan sistem informasi.

a.       SISTEM INFORMASI AKUNTANSI  (SIA)
Sistem Informasi Akuntansi adalah suatu komponen organisasi yang mengumpulkan, mengklasifikasikan, mengolah, menganalisa dan mengkomunikasikan informasi finansial dan pengambilan keputusan yang relevan bagi pihak luar perusahaan dan pihak ekstern.
Akuntansi sendiri sebenarnya adalah sebuah Sistem Informasi.
Karakteristik SIA yang membedakannya dengan subsistem CBIS lainnya :
v  SIA melakasanakan tugas yang diperlukan
v  Berpegang pada prosedur yang relatif standar
v  Menangani data rinci
v  Berfokus historis
v  Menyediakan informasi pemecahan minimal
Fungsi penting yang dibentuk Sistem Informasi Akuntansi pada sebuah organisasi antara lain :
v  Mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas dan transaksi.
v  Memproses data menjadi into informasi yang dapat digunakan dalam proses pengambilan  
v  keputusan.
v  Melakukan kontrol secara tepat terhadap aset organisasi.
Subsistem Sistem Informasi Akuntansi memproses berbagai transaksi keuangan dan transaksi nonkeuangan yang secara langsung memengaruhi pemrosesan transaksi keuangan.
Sistem Informasi Akuntansi terdiri dari 3 subsistem:
v  Sistem pemrosesan transaksi, mendukung proses operasi bisnis harian.
v  Sistem buku besar/pelaporan keuangan, menghasilkan laporan keuangan, seperti laporan  
v  laba/rugi, neraca, arus kas, pengembalian pajak.
v  Sistem pelaporan manajemen, yang menyediakan pihak manajemen internal berbagai laporan keuangan bertujuan khusus serta informasi yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan, seperti anggaran, laporan kinerja, serta laporan pertanggungjawaban.
Berbagai transaksi non keuangan yang tidak bisa diproses oleh Sistem Informasi Akuntansi biasa, diproses oleh Sistem Informasi Manajemen. Adapun perbedaan keduanya adalah :
v  SIA mengumpulkan mengklasifikasikan, memproses, menganalisa dan mengkomunikasikan informasi keuangan
v  SIM mengumpulkan mengklasifikasikan, memproses, menganalisa dan mengkomunikasikan semua tipe informasi
Sebuah Sistem Informasi Akuntansi menambah nilai dengan cara:
v  Menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu sehingga dapat melakukan aktivitas utama pada value chain secara efektif dan efisien.
v  Meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya produk dan jasa yang dihasilkan
v  Meningkatkan efisiensi
v  Meningkatkan kemampuan dalam pengambilan keputusan
v  Meningkatkan sharing knowledge
v  Menambah efisiensi kerja pada bagian keuangan
2 komponen Sistem Informasi Akuntansi antara lain :
v  Spesialis Informasi
v  Akuntan
Contoh Sistem Informasi Akuntansi sebagai pusat informasi perusahaan:
v  Bagian pemasaran mempertimbangkan untuk memperkenalkan jenis produk baru dalam jajaran produksi perusahaan, untuk itu bagian tersebut meminta laporan analisa perkiraan keuntungan yang dapat diperoleh dari usulan produk baru tersebut
v  Bagian SIA memproyeksikan perkiraan biaya dan perkiraan pendapatan yang berhubungan dengan produk tersebut, kemudian data yang diperoleh diproses oleh EDP. Setelah diproses hasilnya dikembalikan ke bagian SIA untuk kemudian diberikan ke bagian pemasaran.
Kedua bagian akan merundingkan hasil analisa tersebut untuk dicari keputusan yang sesuai.
Dari contoh diatas dapat ditemukan 2 aspek yang berhubungan dengan sistem bisnis modern yaitu :
v  Pentingnya komunikasi antar departemen yang mengarah untuk tercapainya suatu keputusan.
v  Peranan SIA dalam menghasilkan informasi yang dapat membantu departemen lainnya untuk mengambil keputusan.
Informasi Akuntansi yang dihasilkan oleh Sistem Informasi Akuntansi dibedakan menjadi 2, yaitu :
v  Informasi Akuntansi keuangan, berbentuk laporan keuangan yang ditujukan kepada pihak extern.
v  Informasi Akuntansi Manajemen, berguna bagi manajemen dalam pengambilan keputusan.
Sistem informasi adalah serangkaian prosedur formal di mana data dikumpulkan, diproses menjadi informasi dan didistribusikan ke para pengguna.
Adapun kerangka kerja sistem informasi dibagi menjadi 2 yang utama yaitu : Sistem Informasi Manajemen dan Sistem Informasi Akuntansi
Sistem Informasi Akuntansi (SIA) adalah sebuah Sistem Informasi yang menangani segala sesuatu yang berkenaan dengan Akuntansi. Akuntansi sendiri sebenarnya adalah sebuah Sistem Informasi. Fungsi penting yang dibentuk SIA pada sebuah organisasi antara lain :
    v  Mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas dan transaksi.
 v Memproses data menjadi into informasi yang dapat digunakan dalam proses pengambilan  
      keputusan.
    v  Melakukan kontrol secara tepat terhadap aset organisasi.
    v  Subsistem SIA memproses berbagai transaksi keuangan dan transaksi nonkeuangan yang secara   
                      langsung memengaruhi pemrosesan transaksi keuangan.
    v  SIA terdiri dari 3 subsistem:
o   Sistem pemrosesan transaksi
             mendukung proses operasi bisnis harian.
o   Sistem buku besar/ pelaporan keuangan
             menghasilkan laporan keuangan, seperti laporan laba/rugi, neraca, arus kas,
             pengembalian pajak.
o   Sistem pelaporan manajemen
yang menyediakan pihak manajemen internal berbagai laporan keuangan bertujuan khusus serta informasi yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan, seperti anggaran, laporan kinerja, serta laporan pertanggungjawaban.
Untuk memahami bagaimana SIA bekerja, perlu untuk menjawab beberapa pertanyaan sebagai berikut :
v  Bagaimana mengoleksi data yang berkaitan dengan aktivitas dan transaksi organisasi?
v  Bagaimana mentransformasi data kedalam informasi sehingga manajemen dapat menggunakan untuk menjalankan organisasi?
v  Bagaimana menjamin ketersediaan, keandalan, keakuratan informasi ?
Sebuah SIA menambah nilai dengan cara:
v  Menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu sehingga dapat melakukan aktivitas utama pada value chain secara efektif dan efisien.
v  Meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya produk dan jasa yang dihasilkan
v  Meningkatkan efisiensi
v  Meningkatkan kemampuan dalam pengambilan keputusan
v  Meningkatkan sharing knowledge
v  menambah efisiensi kerja pada bagian keuangan
b.      SISTEM INFORMASI PERSONALIA
Personalia adalah fungsi yang mendukung terlaksananya fungsi Human Resoursces yang lain,bertanggung jawab terhadap Employee Database,Payroll dan pembayaran benefit lainnya,pinjaman karyawan,absensi,dan pencatatan cuti tahunan. Pembentukan fungsi personalia saat ini lebih disesuaikan dengan kebutuhan dan ruang lingkup perusahaan.
Manajemen personalia akan semakin penting bagi organisasi,jika menyangkut ketersediaan tenaga berbakat untuk menunjang rencana perumbuhan bisnis organisasi. Saat ini juga sudah diakui bahwa tenaga kerja menjadi salah satu sumber daya yang penting bagi perusahaan.
Peran penting perusahaan yang di jalankan secara bersamaan oleh seorang pengelola SDM yaitu:
v  Sebagai mitra strategis
v  Sebagai agen perubahan
v  Sebagai pemerhati karyawan
v  Sebagai ahli administratif
Sistem Informasi Personalia adalah suatu sistem yang mengolah data kepegawaian di sebuah perusahaan.
Sistem informasi personalia bergantung dari beberapa hal yaitu:
v  Jumlah karyawan
v  Struktur organisasi perusahaan
v  Modul yang digunakan dan akan di kembangkan
Fungsi dari sistem informasi manajemen yang diterapkan pada bagian personalia adalah untuk:
v  Sebagai absensi karyawan
v  Melihat prestasi karyawan
v  Melihat golongan karyawan
v  Melihat peningkatan aktivitas karyawan ataupun penurunannya.

C. SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS
  1. Sistem Informasi Geografis adalah sistem yang berbasis komputer yang digunakan untuk menyimpan dan memanipulasi informasi-informasi geografi. SIG dirancang untuk mengumpulkan, menyimpan, dan menganalisis objek-objek dan fenomena karena lokasi geografi merupakan karakteristik yang penting atau-kritis untuk dianalisis. Oleh karena itu, SIG merupakan sistem komputer yang memiliki empat kemampuan dalam menangani data yang bereferensi geografi, yaitu masukan, manajemen data (penyimpanan dan pemanggilan data), analisis dan manipulasi cara, serta keluaran (Aronaff, 1989).
  2. Sistem Informasi Geografis adalah suatu sistem perangkat yang dapat melakukan pengumpulan, penyimpanan, pengambilan kembali, pengubahan (transformasi), dan penayangan (visualisasi) dari data-data keruangan (spasial) untuk kebutuhan-kebutuhan tertentu (Burrough, 1956).
  3. Sistem Informasi Geografis adalah sistem yang berbasis komputer yang digunakan untuk menyimpan, memanipulasi, dan menganalisis informasi geografi (Petrus Paryono).
  4. Sistem Informasi Geografis adalah sistem komputer yang digunakan untuk memanipulasi data geografi. Sistem ini diimplementasikan dengan perangkat keras dan perangkat lunak yang berfungsi untuk akuisisi (perolehan) dan verifikasi, kompilasi, penyimpanan, perubahan dan updating, manajemen dan pertukaran, manipulasi, pemanggilan dan presentasi, serta analisis (Bernhardsen, 1992).
  5. Sistem Informasi Geografi adalah sistem yang dapat mendukung pengambilan keputusan spasial dan mampu mengintegrasikan deskripsi-deskripsi lokasi dengan karakteristik-karakteristik fenomena yang ditemukan di lokasi tersebut. SIG yang lengkap mencakup metodologi dan teknolog yang diperlukan, yaitu data spasial, perarigkat keras, perangkat lunak, dan struktur organisasi .
Sub Sistem SIG 
Karena merupakan suatu sistem, informasi geografis terdiri dari 4 subsistem pokok, yaitu subsistem masukan (data input), penyajian (data output, penyimpanan (data management), serta pengolahan dan pengkajian (data manipulation and analysis).
   1.    Subsistem Masukan
Fungsi dari subsistem ini adalah mengumpulkan dan mempersiapkan data spasial dan atribut dari berbagai sumber. Selain itu, subsistem ini bertanggung jawab dalam melakukan konversi atau melakukan transformasi formal. Data-data asli ke dalam format yang dapat digunakan oleh SIG.
     2.  Subsistem Penyimpanan
Fungsi dari subsistem ini adalah mengorganisasikan data, baik data spasial maupun data atribut ke dalam basis data (bank data). Penyimpanan dengan cara demikian mempermudah dalam pemanggilan, pengeditan dan pembaharuan data.
     3.  Subsistem Pengolahan dan Pengkajian
Fungsi dari subsistem ini adalah menentukan informasi-informasi yang dapat dihasilkan oleh SIG. Selain itu, subsistem ini juga melakukan pengolahan dan pemodelan data untuk menghasilkan informasi yang diharapkan.
     4.   Subsistem Penyajian
Fungsi dari subsistem ini adalah menampilkan data dan hasil dari pengolahannya, baik sebagian maupun seluruhnya. Data dan hasil pengolahannya tersebut ditampilkan antara lain dalam bentuk tabel, grafik, dan peta (khususnya para digital).
SUMBER :
http://silvi0230.blogspot.co.id/2013/11/bentuk-sistem-informasi.html
http://shienaanan.blogspot.com/2013/01/pengertian-sistem-informasi-akuntansi.html

 

PENGERTIAN SISTEM INFORMASI

SISTEM INFORMASI
  
Sistem Informasi (SI) adalah kombinasi dari teknologi informasi dan aktivitas orang yang menggunakan teknologi itu untuk mendukung operasi dan manajemen.Dalam arti yang sangat luas, istilah sistem informasi yang sering digunakan merujuk kepada interaksi antara orang, proses algoritmik, data, dan teknologi. Dalam pengertian ini, istilah ini digunakan untuk merujuk tidak hanya pada penggunaan organisasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK), tetapi juga untuk cara di mana orang berinteraksi dengan teknologi ini dalam mendukung proses bisnis.



12 Pengertian Sistem Informasi Menurut Para Ahli
1. Menurut Mc Leod
Sistem informasi adalah suatu sistem yang memiliki kemampuan untuk mengumpulkan informasi dari semua sumber dan menggunakan berbagai media untuk menampilkan informasi.
2. Menurut Tata Sutabri, Kom., MM
Sistem informasi adalah suatu sistem dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian yang mendukung fungsi manajerial organisasi dalam kegiatan strategis dari suatu organisasi untuk dapat menyediakan kepada pihak luar tertentu dengan laporan – laporan yang diperlukan.
3. Menurut Erwan Arbie
Sistem informasi adalah suatu sistem dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, bantuan dan dukungan operasi, bersifat manajerial dari suatu organisasi dan membantu memfasilitasi penyediaan laporan yang diperlukan.
4. Menurut Tafri D. Muhyuzir
Sistem informasi adalah data yang dikumpulkan, diklasifikasikan dan diolah sedemikian rupa sehingga menjadi sebuah informasi entitas terkait tunggal dan mendukung satu sama lain sehingga menjadi informasi berharga bagi mereka yang menerimanya.
5. Menurut O’Brien
Sistem informasi adalah kombinasi dari setiap unit dikelola orang (orang), hardware (perangkat keras), software (perangkat lunak), jaringan komputer dan jaringan komunikasi data (komunikasi), dan database (basis data) yang mengumpulkan, mengubah, dan menyebarkan informasi tentang yang bentuk organisasi.
6. Menurut Leitch Rosses
Sistem informasi express adalah suatu sistem dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengelolah transaksi harian, mendukung kegiatan operasi, manajerial dan strategis dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.
7. Menurut Lani Sidharta
Sistem informasi adalah suatu sistem buatan manusia yang berisi serangkaian terpadu komponen – komponen dan manual bagian – komponen terkomputerisasi yang bertujuan untuk mengumpulkan data, mengolah data, dan menghasilkan informasi bagi pengguna.
8. Menurut Robert A. Leitch dan K. Roscoe Davis
Sistem informasi adalah suatu sistem dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, kegiatan manajerial dan strategis dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.
9. Menurut Gordon B. Davis (1991: 91)
Sistem informasi adalah suatu sistem yang menerima input data dan instruksi, mengolah data sesuai dengan instruksi dan mengeluarkan hasilnya.
10. Menurut John F. Nash (1995: 8)
Sistem informasi adalah Sistem Informasi adalah kombinasi dari manusia, fasilitas atau alat teknologi, media, prosedur dan pengendalian yang ditujukan untuk mengatur jaringan komunikasi yang penting, proses transaksi tertentu dan rutin, membantu manajemen dan pemakai intern dan ekstern dan menyediakan dasar untuk pengambilan keputusan yang tepat.
11. Menurut Kertahadi (2007)
Sistem informasi adalah alat untuk menyajikan informasi sedemikian rupa sehingga bermanfaat bagi penerimanya. Tujuannya adalah untuk memberikan informasi dalam perencanaan, memulai, pengorganisasian, operasional sebuah perusahaan yang melayani sinergi organisasi dalam proses mengendalikan pengambilan keputusan.
12. Menurut Rommey (1997: 16)
Sistem informasi yang diselenggarakan cara untuk mengumpulakn, memasukkan, mengolah, dan menyimpan data dan terorganisir cara untuk menyimpan, mengelola, mengendalikan dan melaporkan informasi dengan cara yang suatu organisasi dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

SUMBER :